Babinsa Tegal Munjul Dampingi Kelompok Tani Cibuok Dukung Ketahanan Pangan
PURWAKARTA — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Tegal Munjul Koramil 1908/Purwakarta Kodim 0619/Purwakarta, Serka Dat Hadianto Paputungan, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan bersama Kelompok Tani Cibuok, Kelurahan Tegal Munjul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pendampingan TNI AD kepada masyarakat, khususnya para petani, guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa turut memberikan pendampingan dan motivasi kepada para anggota kelompok tani agar terus mengoptimalkan lahan pertanian serta menjaga semangat gotong royong dalam mendukung program ketahanan pangan.
Serka Dat Hadianto Paputungan mengatakan bahwa pendampingan kepada kelompok tani merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu masyarakat di wilayah binaannya.
“Kami sebagai Babinsa akan terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada para petani agar kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik. Harapannya, hasil pertanian semakin meningkat sehingga dapat membantu mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Tegal Munjul, ” ujar Serka Dat Hadianto Paputungan.
Sementara itu, Danramil 1908/Purwakarta Kapten Inf Suhendar menegaskan bahwa jajaran Koramil akan terus mendorong keterlibatan Babinsa dalam mendampingi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Pendampingan kepada kelompok tani merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami berharap para Babinsa terus aktif membantu dan memberikan motivasi kepada petani sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat, ” kata Kapten Inf Suhendar.
Senada, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menyampaikan bahwa program pendampingan ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan yang dilakukan para Babinsa di wilayah. Sinergi dengan kelompok tani harus terus diperkuat agar potensi pertanian yang ada dapat dikelola secara optimal, ” ungkap Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos.
Dukungan terhadap upaya tersebut juga menjadi bagian dari arahan jajaran komando atas. Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menekankan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat.
“Babinsa merupakan ujung tombak pembinaan kewilayahan. Kehadiran Babinsa di tengah kelompok tani diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan, ” tutur Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., terus mendorong jajarannya agar senantiasa hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah.
“TNI AD akan terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Keterlibatan satuan kewilayahan bersama masyarakat merupakan bagian dari pengabdian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong peningkatan produktivitas kelompok tani. Kehadiran aparat kewilayahan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kabupaten Purwakarta.

Dat Hadianto Paputungan