
PURWAKARTA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Nagrikidul Koramil 1908/Purwakarta Kodim 0619/Purwakarta, Serka Jajang, memberikan imbauan kepada para siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) MAI Purwakarta untuk menggunakan masker sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di MTs MAI Purwakarta yang beralamat di Gang Banteng II RT 004/RW 001, Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Jajang mengingatkan para siswa agar tetap waspada terhadap kondisi lingkungan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi risiko menghirup partikel debu atau abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
“Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar selalu menggunakan masker, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan. Ini merupakan langkah sederhana untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik dan menjaga kesehatan pernapasan, ” ujar Serka Jajang.
Ia juga mengajak para siswa untuk mengikuti arahan dari pihak sekolah dan aparat terkait apabila terjadi peningkatan paparan abu vulkanik di lingkungan sekitar.
Danramil 1908/Purwakarta Kapten Inf Suhendar mengatakan, Babinsa akan terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan.
“Kami meminta masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, untuk tidak mengabaikan penggunaan masker apabila kondisi udara berdebu atau terdapat paparan abu vulkanik. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, ” ungkap Kapten Inf Suhendar.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan pentingnya langkah pencegahan dalam menghadapi potensi dampak abu vulkanik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti imbauan dari pihak berwenang. Penggunaan masker merupakan salah satu upaya perlindungan diri yang dapat dilakukan ketika terdapat paparan abu vulkanik, ” tuturnya.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menyampaikan bahwa aparat kewilayahan harus terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian seperti anak-anak sekolah.
“Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar mereka memahami langkah-langkah yang perlu diambil ketika menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan. Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, ” katanya.
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian bersama dalam menghadapi potensi dampak bencana.
“Kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap imbauan resmi. Kepedulian serta kesiapsiagaan bersama sangat penting untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi, ” tegasnya.
Kegiatan imbauan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri, khususnya dalam menghadapi potensi paparan abu vulkanik di lingkungan sekitar.
abinsa Nagrikidul Imbau Siswa MTs MAI Purwakarta Gunakan Masker Antisipasi Abu Vulkanik
PURWAKARTA - Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Nagrikidul Koramil 1908/Purwakarta Kodim 0619/Purwakarta, Serka Jajang, memberikan imbauan kepada para siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) MAI Purwakarta untuk menggunakan masker sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di MTs MAI Purwakarta yang beralamat di Gang Banteng II RT 004/RW 001, Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Jajang mengingatkan para siswa agar tetap waspada terhadap kondisi lingkungan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi risiko menghirup partikel debu atau abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.
“Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar selalu menggunakan masker, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan. Ini merupakan langkah sederhana untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik dan menjaga kesehatan pernapasan, ” ujar Serka Jajang.
Ia juga mengajak para siswa untuk mengikuti arahan dari pihak sekolah dan aparat terkait apabila terjadi peningkatan paparan abu vulkanik di lingkungan sekitar.
Danramil 1908/Purwakarta Kapten Inf Suhendar mengatakan, Babinsa akan terus melakukan pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan.
“Kami meminta masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, untuk tidak mengabaikan penggunaan masker apabila kondisi udara berdebu atau terdapat paparan abu vulkanik. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama, ” ungkap Kapten Inf Suhendar.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan pentingnya langkah pencegahan dalam menghadapi potensi dampak abu vulkanik.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti imbauan dari pihak berwenang. Penggunaan masker merupakan salah satu upaya perlindungan diri yang dapat dilakukan ketika terdapat paparan abu vulkanik, ” tuturnya.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menyampaikan bahwa aparat kewilayahan harus terus hadir memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian seperti anak-anak sekolah.
“Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar mereka memahami langkah-langkah yang perlu diambil ketika menghadapi kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan. Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, ” katanya.
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian bersama dalam menghadapi potensi dampak bencana.
“Kita harus mengutamakan keselamatan masyarakat dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti setiap imbauan resmi. Kepedulian serta kesiapsiagaan bersama sangat penting untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi, ” tegasnya.
Kegiatan imbauan tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri, khususnya dalam menghadapi potensi paparan abu vulkanik di lingkungan sekitar.( PERS )

Jajang78